24 Jul
Pada sebuah band metal, posisi vokalis biasanya sangat penting, musik sangar tapi vokal imut akan mempengaruhi penilaian pendengar. Vokalis metal selain jadi frontman di panggung (tidak berlaku untuk bandnya Yngwie), biasanya dituntut punya jeritan maut, minimal range vokalnya cukup lebar. Selain itu, faktor penting lainnya adalah kemampuannya mengolah nafas agar mampu menahan nada panjang, atau menyanyikan not demi not tanpa jedah. Mungkin hal ini tidak terlalu menonjol jika sang vokalis menyanyikan not-not pendek, tetapi pada beberapa lagu (misalnya pada tipikal lagu melodic power metal), vokalis perlu mengatur ekstra paru-parunya agar dapat melantunkan melodi vokal panjang tanpa putus, apalagi saat live. Read more…
Categories: Artikel Tags: Angra, Bon Jovi, Fates Warning, Gamma Ray, Guns N' Roses, Helloween, Iron Maiden, Judas Priest, Manowar, Michael Kiske, Power Metal, Queensryche, Seurieus Band, Skid Row, Steelheart, Stryper, Wuthering Heights, Yngwie Malmsteen
01 Jan
Buat band rock/metal, membawakan lagu ballad bukanlah dosa, malah sejujurnya banyak band metal dapat merengkuh segmen pendengar yang lebih luas dengan lagu ballad, bahkan beberapa ballad akhirnya menjadi legenda, sebut saja antara lain “Soldier of Fortune” (Deep Purple), “Stairway To Heaven” (Led Zeppelin), “Still Loving You” (Scorpions), dan masih banyak lagi. Jadi, jangan malu walaupun seandainya kita gondrong dan punya lengan mirip Steve Harris (tato-nya), tetapi memiliki koleksi CD kompilasi sendiri berisi ballad favorit, yang khusus dimainkan saat lagi.. ehm.. ehm.. sendu.
Read more…
Categories: Artikel Tags: Angra, Ballad, Bon Jovi, Crimson Glory, DragonForce, Gamma Ray, Iron Maiden, Manowar, Motley Crue, X Japan, Yngwie Malmsteen
19 Dec
Biarpun Gamma Ray sering dianggap berada dibawah bayang-bayang Helloween, tapi tidak berlaku untuk vokalis/gitar sekaligus pendiri Gamma Ray: Kai Hansen, dewa-nya power metal. Ibarat Dave Mustaine di dunia thrash metal, Kurt Cobain di dunia grunge, atau Jean Claude Van Damme dengan 360 derajat split kicknya (hmmm yang terakhir sepertinya kurang nyambung).
“Everything that Kai Hansen touches will turn into gold!” begitu kira-kira penggemar power metal mendeskripsikan sosok Kai Hansen. Tidak berlebihan, kalau dilihat dari sederet lagu ciptaannya yang melegenda seperti Ride The Sky, Victim of Fate, Halloween, I Want Out, Future World (era Kai saat di Helloween), lalu era Gamma Ray (1990 sampai saat ini): dengarkan kedahsyatan Lust for Life, The Silence, Land of the Free, Valley of the Kings, dan masih banyak lagi. Belum kontribusinya sebagai vokalis/gitaris di satu atau beberapa lagu dari Avantasia, Angra, Iron Savior, Blind Guardian, atau Heavenly. Read more…
Recent Comments