Komentar
 

bro review donk album orianthi sebelumnya violet heaven

...
(BlezS on album)
 

Richie Sambora Is The best !!!

Gaya n Permainannya Keren... (Rizal Sambora on article)

 

Gamma raya never die!!!!

...
(Grapow on album)
 

RIP emang masterpiece-nya Megadeth, meski aku lebih puas denger... (Dirgo Mustaine on album)

 

PANTAS TIDAK ADA GITARIS INDONESIA YANG MASUK PERINGKAT 200,SOALNYA... (ILHAM BLUESER on article)

Review Album

Dream Theater - Black Clouds & Silver Linings (2009)

Genre :Progressive Metal
Contributor :Joko Nurjadi
Score :4/5 (avg. score: 4.00)
Visitor View :460


Selalu tidak mudah mendengarkan musik Dream Theater (DT), tetapi ada saja (dan banyak) yang tidak sabar ingin mendengarkan album terbarunya "Black Clouds & Silver Linings". Mungkin beberapa alasannya:

* Ingin mendengarkan nada-nada akrobatik khas progressive metal.
* Sudah cinta mati dengan DT sejak album "Images and Words".
* Berharap ada ballad.
* Salah beli, kirain musik jenis J-Rock gara-gara ngeliat poster John Myung.
* Kebanyakan baca reviewmusik.com.

Apapun alasannya, bagi kamu yang telah mendengar "Black Clouds & Silver Linings", maka telah mendengar salah satu album terbaik di tahun 2009  (menurut saya). Walaupun hanya terdiri dari 6 lagu, tetapi akan memuaskan rata-rata fans DT, pemuja progressive metal, dan pencari musik indah pengisi jiwa (biarpun jiwa-jiwa tertentu saja).

1. A Nightmare to Remember (3/5)

Lagu pembuka yang dipenuhi dengan gebrakan double pedal penuh energi dari Mike Portnoy, sampai sesekali menyentuh ranah thrash/speed metal. Walaupun buat saya bukan lagu yang memorable, cenderung membosankan dan terlalu panjang. Bahkan duel gitar/keyboard John Petrucci/Jordan Rudess ikut membosankan (kecuali bagian arpeggio). Setidaknya kalau kesan yang ingin ditampilkan adalah "nightmare" (sesuai judul), maka mood dan dark style lagu ini cukup mewakili kesan itu.

2. A Rite of Passage (5/5)

Lagu yang sangat pas (sesuai undang-undang progressive), dilihat dari durasi (8:35) dan komposisi musik. Chorusnya keren, iringan melodi John Petrucci terdengar luar biasa nikmat, dan seperti corak progressive yang liar tapi teratur (bingung kan), musiknya bisa tau-tau keluar rel, dan entah bagaimana tiba-tiba sudah masuk ke jalur yang bener lagi. Well done!

3. Wither (5/5)

Ballad is never die. Hitung berapa banyak kelompok band (walau sesangar apapun) yang memiliki power ballad andalan, tidak terkecuali Dream Theater dengan nomor-nomor balladnya, misalnya "Another Day".

Pada album ini, "Wither" adalah track ballad yang ditawarkan, satu-satunya lagu yang nggak progresif, dengarkan dan nikmati pada moment yang spesial, dan dijamin kamu akan mengenang lagu ini seumur hidup.

Bahkan solo gitar yang begitu sederhana (untuk kelas Petrucci), dapat menggugah emosi yang begitu dalam!

4. The Shattered Fortress (4/5)

Saya lupa sejak kapan DT mulai sering bernyanyi bersahut-sahutan (LaBrie dan Portnoy?), yang jelas resep itu kurang masuk di telinga saya (beda dengan sahut-sahutan versi Manowar), tapi boleh lah untuk menghadirkan kesan sangar. "The Shattered Fortress" tampaknya memang berusaha menampilkan kembali mood yang gelap tetapi dengan tempo yang variatif, dan baru di lagu ini James LaBrie menunjukkan powernya. Beberapa nada dalam lagu ini sengaja diambil dari lagu-lagu DT pada album yang berbeda, yang ternyata tergabung dalam rangkaian yang disebut The Twelve-step Suite (sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Twelve-step_Suite). Ada-ada saja idenya Mr. Portnoy!

5. The Best of Times (4/5)

Dari gaya bermusik, "The Best of Times" mirip dengan gaya Rush, tentunya dengan versi yang lebih galak, dan telinga saya begitu berbahagia mendengar arpeggio-arpeggio indah dan cepat (hey Petrucci, you rock!). Tetapi ngomong-ngomong, saya mulai merasa vokal James LaBrie tidak seperkasa dulu. Nggak berarti vokal LaBrie di album ini jelek, tetapi jelas tidak menunjukkan power seorang vokalis yang mampu menyanyikan seluruh lagu di album "The Number of the Beast" dari Iron Maiden secara live!

6. The Count of Tuscany (4/5)

Lagu sepanjang sekitar 19 menit, dibuka dengan solo gitar melodius dari Petrucci, lagu mulai mengalir, dan saatnya personil-personil DT unjuk gigi dengan memamerkan solo dan kolaborasi instrumen tingkat tinggi, rumit sekaligus nikmat. Seluruh instrumen memang asyik berakrobatik, tetapi lagi-lagi susah menghapus kenangan bahwa vokal James LaBrie pun pernah begitu saktinya berakrobatik, bukan sekedar menyanyikan nada-nada yang terhitung standar. Setidaknya, barang siapa mampu spin "Black Clouds & Silver Linings" kurang lebih 3 s/d 5 kali, mungkin baru dapat memahami asyiknya album ini.

http://www.reviewmusik.com

Most Viewed
1.10 Gitaris Favorit (versi saya)(1809)
2.10 Vokalis Metal Terbaik (versi saya lagi)(1804)
3.Bassists That Rule (my) World(1512)
4.Gitaris Tercepat Di Dunia(1476)
5.They Are Elegant Screamers: Part 1(1293)
6.Kangen Band - Bintang 14 Hari(1280)
7.L`Arc en Ciel - Kiss(866)
8.Trivium - Shogun(860)
9.Guns N` Roses - Chinese Democracy(790)
10.Kangen Band dan Poison(763)

Bookmark and Share
 
Review sebelumnya Stratovarius - Polaris Stratovarius tanpa Timo Tolkki? No problem.
Review selanjutnya Stryper - Murder By Pride
Lihat Album List
 

Komentar

comment by shaka de virgo on 19 July 2009 00:25:45

Huhf, ternyata requestku di FB cpt ditindaklanjuti ma bro joko, akhirnya di review jg ne album, hehehe. I love this album.. Track 3 rada2 mirip Accidents can happen-nya Sixx: AM, keren bgt. Solo gitarnya dikit2 berbau Brian May.. Toplah..! John plays all of the cool solos (ya pastilah, hahahaha) {#emotions_dlg.rotf}



comment by Joko Nurjadi on 19 July 2009 13:11:12

yes bro.. n covernya juga keren hehehehe.. cocok dengan tema album ini, tentang masa2 sulit dlm hidup, ck ck ck mantab {#emotions_dlg.oh_go_on}



comment by Ragazyga on 26 July 2009 14:32:08

close to very heaven....nyaris jadi "suara dari langit"



comment by Imam on 28 July 2009 17:29:50

Mas joko ad fesbuk g.???



comment by Joko Nurjadi on 28 July 2009 21:12:21

ada juragan, add saya di joko nurjadi atau email wuyinzhi@yahoo.com, ayo ngerumpi di fb {#emotions_dlg.rock_on}




Your Name

Website/Blog (opsional)
Comment
Kode verifikasi CAPTCHA Image
ketik huruf pada image diatas, klik di sini untuk reload image kalau nggak jelas