Melanjutkan artikel Best Release of Rock/Metal in 1988 Part 1, sekarang tampil album-album lainnya yang juga dirilis pada tahun 1988, dan tetap masih merupakan album yang enak di telinga hingga saat ini.
Istimewanya lagi, band-band dibawah ini juga masih exist (dan masih tenar) hingga tulisan ini dibuat, padahal sudah sekitar 21 tahun yang lalu lho!
Metallica - ...And Justice for All

Dari album ini saya mengenal Metallica, yang waktu itu namanya sudah meroket karena kesuksesan album-album sebelumnya, terutama Master of Puppets (1986). Walaupun speed metal ala Metallica cukup berat bagi telinga saya waktu itu, tapi saya ternyata dapat menikmati lagu-lagu di album ini.
Struktur lagunya nggak ngebosenin dan enak diikutin, pilihan nada solo-solo Kirk Hammett (lead guitar) sangat brilian. Pada sebuah lagu, Kirk tidak perlu mengambil jatah 50% durasi lagu untuk solo gitar (saya nggak nyindir Dragon Force lho!) untuk menunjukkan kelasnya sebagai gitaris dunia. Ketukan drums Lars Ulrich kompleks dan kreatif, dan saya juga tidak keberatan dengan vokal James Hetfield yang khas, walau jangan ditanya berapa oktaf range vokalnya, atau bagaimana teknik vokalnya (vibra, falsetto, dll), cukup Hetfield teriak "yeah" dan orang bisa jatuh cinta dengan vokalnya.
Jeleknya album ini, saya kesulitan mendengar permainan bass Jason Newsted, lebih mirip bunyi bukbukbuk nggak jelas. Mungkin yang sedikit menonjol ada di lagu "To Live is To Die". Kabarnya memang, Jason Newsted cuma dianggap anak bawang di Metallica.
Bon Jovi - New Jersey

Bon Jovi mungkin band rock pertama yang benar-benar membuat saya jadi fans berat. Album New Jersey ini buat saya lebih oke dibanding album "Slippery When Wet" (1986) yang merupakan album tersukses Bon Jovi. Cuma satu lagu yang selalu saya skip di album New Jersey ini, yaitu lagu Homebound Train yang membosankan buat saya, tapi lagu-lagu lainnya, sampai sekarang juga masih enak aja didengar, seperti Blood On Blood, Born To Be My Baby, Living In Sin, Wild is the Wind, dan lain-lain. Album-album Bon Jovi era 80-an kualitasnya memang hebat, bukannya susah mencari lagu yang bagus, tetapi susah mencari lagu yang jelek atau sekedar filler (menuh-menuhin album).
Europe - Out Of This World

Europe adalah saingan terdekat Bon Jovi pada era 80-an, di mana semua orang mengenal "The Final Countdown" dari Europe dan juga mengenal "Livin` On A Prayer" dari Bon Jovi. Europe juga meluncurkan album sukses di 1988, yaitu "Out of this World" ini. Yang saya garis bawahi dari album ini adalah, vokal Joey Tempest yang semakin matang (mencoba lebih nge-rock, kalo kata majalah Hai, wah ternyata banyak kata-kata Hai yang mempengaruhi saya, yang saya setuju maupun yang nggak setuju, tapi waktu itu sih setuju aja semua). Kemudian juga permainan gitar Kee Marcello (menggantikan John Norum), cukup melodik dan sakti.
Satu lagi hal yang tak terlupakan, tentunya juga lagu-lagu keren di album ini, sebut saja Superstitious, Open Your Heart, lagu ini merupakan remake, sebelumnya sudah tampil di album "Wings of Tomorrow" (1984), dan tentu saja track manis berjudul "Tomorrow".
Dari ketiga album di atas, selain seluruhnya dirilis pada tahun 1988, juga semua album di atas dikemas dan beredar di Indonesia dengan kemasan kaset yang unik, lebih gendut dan besar dari biasa (kotak kasetnya doang lho, bukan kasetnya), plastiknya juga lebih lentur (bukan plastik yang cepat patah), tapi lebih culun aja jadinya, dan gagal jadi populer. Akhirnya rata-rata kaset kembali dikemas seperti biasa.
|
|