Tahun 1988, bisa dibilang tahunnya rock/metal karena 1988 banyak menelurkan album-album yang sampai sekarang masih nyaring bunyinya. Di tahun itu, cara termurah untuk mendapatkan album-album tersebut adalah dengan beli kasetnya. Berikut nostalgila mendapatkan dan mendengarkan album-album 1988 yang legendaris:
Helloween - Keeper Of The Seven Keys Part 2

Sering dianggap sebagai album terbaik Helloween, empat lagu paling populer pada album ini yang sampai sekarang masih sering dimainkan live oleh Helloween adalah "Eagle Fly Free", "Dr. Stein", "I Want Out", dan "Keeper of the Seven Keys". Kasetnya baru sekitar tahun 1990-an beredar, yang duluan masuk Indonesia malah album "Live In the UK" (1989).
Album ini (bersama album Keeper Of The Seven Keys Part 1) adalah tonggak awal kerajaan melodic power metal sehingga kalau dengar album genre melodic power metal, ngebandinginnya sering ke album ini. Saya juga pernah dengar isu (kayaknya dari majalah Hai deh) yang bilang Helloween nyontek Iron Maiden (Seventh Son of a Seventh Son), weleh weleh.. jauh beda man, dari lirik dan musik nggak ada mirip-miripnya, kalau cuma dari kata "Seven", toh Helloween sudah mengeluarkan Keeper Of The Seven Keys Part 1 di tahun 1987, lebih dulu dari Seventh Son of a Seventh Son (1988).
Iron Maiden - Seventh Son of a Seventh Son

Dari awal 1980-an, Iron Maiden sudah naik daun. Tetapi saya baru nekad membeli kasetnya waktu keluar album Seventh Son of a Seventh Son ini (kalo nggak salah, album Iron Maiden pertama yang beredar resmi di Indonesia setelah ribut-ribut kaset bajakan, CMIIW). Yang membuat saya tertarik beli, cover albumnya keren, dan kedua... pas ngintip kasetnya, lipatan kertasnya tebal (artinya ada lirik + foto, soalnya sebel kalo beli kaset ternyata nggak ada lirik atau cuma gambar cover doang).
Pas diputer, wuih emang luar biasa kerennya album ini, suara bass Steve Harris nggak terlalu menonjol seperti album Iron Maiden lainnya (ini taunya belakangan setelah ngumpulin album Iron Maiden yang lain) tapi sangat pas dan proporsional dengan instrumen lainnya, vokal Bruce Dickinson mantap banget, operatic style-nya bener-bener keluar di album ini. Pokoknya ini salah satu kaset bernasib malang karena diputer-puter ulang terus di tape rongsokan saya. Kemudian saya beli posternya dan pasang di kamar, dan bikin adik cewek saya ketakutan tiap kali masuk kamar.
Queensryche - Operation: Mindcrime

Saya tidak akan melupakan saat pertama kali membeli kaset ini. Saya tidak pernah mendengar tentang Queensryche, cuma melihat ada kaset baru di toko kaset, dan covernya kayaknya nge-rock, walaupun harganya cukup mahal buat kantong saya pada saat itu, tapi nekad aja deh mbeli Queensryche - Operation: Mindcrime, dan seperti yang saya duga pas buka tutup kasetnya (beli dulu baru boleh buka karena disegel), nggak ada liriknya! Cuma gambar cover doang, pelit banget sih yang ngerilis lokal album ini.
Sampai rumah diputer bareng temen baek saya, kita dengerin dengan dag-dig-dug... album di buka dengan suara bicara dengan nada rendah lagu berjudul "I Remember Now" (nggak cocok dibilang lagu, karena cuma ngomong doang), lalu instrumental Anarchy-X, lumayanlah.. tapi buat saya, yang penting gimana vokalnya, soalnya waktu itu paling stres kalo udah denger vokal yang nge-growl model death metal, akhirnya keluar juga vokal Geoff Tate di track ke-3 berjudul "Revolution Calling", dan kita berpandangan puas mengangguk-angguk mendengar vokal jernih dan tinggi dari Geoff Tate, yang semakin didenger semakin berkualitas. Ini yang dinamakan better than expectation! Dan ternyata, album inilah salah satu album penting dalam sejarah progressive metal.
|
|